Pada 04 mei 2024
kemarin badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sigi (BPBD) menerima beberapa
laporan kejadian terkait bencana melalui Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan
Bencana (PUSDALOPS-PB). Secara keseluruhan kejadian yang terjadi di kabupaten
sigi adalah banjir yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi dan
berlangsung cukup lama.
Berikut adalah rangkuman kejadian yang terjadi di kabupaten Sigi
1. Banjir Desa Watukilo
Curah hujan yang tinggi mengakibatkan meningkatnya debit air sungai Mewe yang mengakibatkan terputusnya akses jalan berupa jembatan gantung di di Desa Watukilo Kecamatan Kulawi Selatan pada pukul 13.13 WITA
Jembatan gantung diperuntukan untuk akses menuju kantong produksi yang tidak hanya dilewati oleh warga desa Watukilo saja, malainkan juga biasa digunakan oleh desa lawua, desa Salutome dan desa Oo parese yang berada di kecamatan Kulawi Selatan
Selain jembatan banjir juga berdampak pada salah satu rumah warga yang tinggal di sekitaran bantaran sungai
Debit air sempat menurun pada pukul 20.00 Wita namun Pusdalops-pb Kabupaten
Sigi menerima laporan debit air kembali naik setelah diguyur hujan pada 05 mei
2024 pada pkl 14.00 Wita hinga 20.00 Wita
2. Banjir
Desa Sidondo II
Dilaporkan kepada Pusdalops-pb kabupaten Sigi, Desa Sidondo II Kecamatan
Sigi Biromaru mengalami musibah bencana banjir pada pukul 11.11 WITA.
Diakibtakan oleh curah hujan yang tinggi & berlangsung lama
mengakibatkan meluapnya sungai Palu hingga mengakibatkan tergenang nya rumah
warga berjumlah 5 dan kurang lebih 10
jiwa memilih untuk mengunngsi juga merendam ara perkebunan pisang milik warga
3. Pelengsengan Sungai Desa Sintuvu
Akibat curah hujan yang tinggi di kecamatan Palolo mengakibatkan meningkatnya debit air sungai dan menggerus tanah hingga terjadi pelengsengan sungai bertepat di SD Impres Sintuvu Desa Sintuvu Kecamatan Palolo yang dilaporkan ke pada pusat pengendali operasi penanggulangan bencana (PUSDALOPS-PB) oleh kepala Desa Sintuvu pada 06.28 WITA dini hari
Pelengsengan sungai mengakibatkan jarak antara sungai dengan bangunan sekolah kurang lebih selebar 2 meter, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kali ini namun dikhawatirkan akan menggerus tanah hingga melongsorkan bangunan sekolah
Kejadian ini juga dapat mengganggu aktifitas belajar mengajar siswa di SD Inpres Sintuvu





